Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Aw! (one shoot)

Hari ini aku menjalani aktivitas seperti biasa. Ditengah asap-asap dan antrian panjang kendaraan melalui lalu lintas ibukota, aku, rama sang pengendara ojek online masih disini dengan motor dan posisi duduk dimotor yang sama, dengan keadaan masih dengan dua tangan dan dua mata terbelalak yang kadang menjadi sayu ketika sudah waktunya untuk tidur, sedang menunggu orderan dari yang aku sangka jodohku. Sampai saat ini belum juga kutemukan siapa gerangan dirinya yang kan datang padaku. 'ting' Bunyi orderan masuk. Kala itu sudah sore, lelah, aku berniat untuk tidak meng accept orderan ini. Tapi yang namanya rezeki tidak akan datang dua kali jika tuhan tidak mengizinkan, jadi aku accept saja dan kujadikan itu sebagai jemputan terakhirku. Ketika sudah sampai tempat penjemputan, aku, sang pengendara ojek online yang tadi diawal perkenalan, merasa seperti telah mengakhiri penantian panjang. "dia pasti jodohku" ucapku tapi dalam hati. "selamat sore mba, m...

Bagaimana Jika ?

Aku, wanita remaja yang bisa dikatakan sering melawan perintah orang tua, membentaknya, bahkan hampir membuat mereka menitihkan air mata. Ya, karna hal spele. Handphone yang sering ku genggam sampai larut malam hingga tercipta lah pola tidur yang tak normal. Setiap malam seperti itu, setiap malam pula ibu dan ayahku memerintah agar melepas telepon genggam itu untuk menyuruhku istirahat. Tapi apa yang kulakukan? Ya, melawannya dengan berkata "ah! Nanti dulu!". Tepat. Kata kata itu tepat mengenai hatinya. Tapi mengapa mereka tak pernah mendoakanku dengan doa semacam kutukan? Aku tau mereka sakit hati. Lalu mengapa terus kulakukan? Pernah tidak kalian bayangkan, ketika nanti sudah memiliki anak, anak kalian akan melakukan hal yang sama seperti apa yang kalian lakukan pada orang tua kalian? Ya, akhirnya terlintas di pikiranku bayang bayang seperti itu. Bagaimana jika nanti aku salah mendidik anak? Bagaimana jika nanti setelah memiliki anak, anakku akan lebih keras dari ku...